Menhan Izinkan Serangan Balasan ke KKB, Bagaimana Polri?

publicanews - berita politik & hukumTim gabungan Polri dan TNI mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. (Foto: kabarpolri.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengizinkan TNI melakukan serangan balasan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menewaskan anggota Brimob Briptu Heidar.

Lalu bagaimana respon Polri terhadap pernyataan Menhan tersebut?

"Fokus kita pemeliharaan keamanan dan penertiban masyarakat. Tapi penegakan hukum tetap dilakukan terhadap ancaman KKB," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).

Ia menjamin pelayanan masyarakat tidak akan terganggu dengan adanya ancaman KKB. Polri akan melakukan serangan balasan apabila kelompok tersebut kembali menyerang.

"Cara tegas, terukur, akan tetap dilakukan Polri dan TNI," Dedi menegaskan.

Soal pola pengamanan Polri, Dedi mengatakan masih sama. Setiap ada kejadian, tim selalu mengevaluasi. Sejauh ini Polri mengklaim kondisi sudah kondusif.

"Jumlah personel di Papua sudah mencukupi, jadi enggak perlu ditambah," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top