Demokrat Berpeluang Gabung Jokowi, PDIP: Sudah Terlambat

publicanews - berita politik & hukumJokowi dan SBY. (Foto: Dok. Setpres)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Demokrat memberi sinyal kuat berpeluang gabung dengan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan ini disampaikan Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan hal itu belum diputuskan Majelis Tinggi. "Memang pembicaraan kan diantara kader, kan ada yang mau masuk, ada yang tidak. Gitu loh, iya kan," ujar Syarief di Jakarta, Selasa (13/8) siang.

Sebelumnya, Ferdinand mengatakan keputusan bergabungnya partai besutan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu diputuskan ketika mengenang 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono.

"Jadi kalau ditanya ke mana arah politik Partai Demokrat ya arahnya adalah untuk memperkuat pemerintahan Pak Jokowi ke depan," kata mantan loyalis Jokowi itu, kemarin.

Ia menambahkan, keputusan itu sudah resmi meski belum diumumkan. Tinggal menunggu waktu secara formal setelah mendapat lampu hijau dari Jokowi.

Menanggapi pernyataan Ferdinand, politikus PDIP Andrea Hugo Pareira menganggap sudah terlambat. "Seharusnya ini sudah dilakukan sebelum pilpres. Sudah sangat terlambat apabila baru sekarang diekspresikan," katanya.

Apalagi, katanya, dukungan itu berimbas pada power sharing dalam kabinet mendatang. Namun, ia menyerahkan keputusan itu kepada Jokowi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top