Nambah Menteri, PDIP Incar Pertanian dan Pedesaan

publicanews - berita politik & hukumMegawati Soekarnoputri dalam Kongres ke-5 PDIP di Bali. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) tegas minta tambah jatah dari 5 menjadi 10 menteri pada kabinet mendatang. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Masinton Passaribu mengatakan, tambahahan menteri diharapkan yang langsung bersinggungan dengan konstituen.

"Kalau kami sih berharap portofolio (menteri) pertanian-pedesaan itu PDI Perjuangan, karena di sana banyak konstituennya," kata Masinton di Prime Plaza Hotel, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (9/8).

Meski demikian, Masinton menyerahkan keputusan soal menteri kepada Jokowi. "Ya kalau nambah (menteri) kan tinggal ditambah saja. Nambah itu kan tergantung Presiden nanti nambahnya berapa ya, komposisinya siapa," ujar anggota Komisi III DPR itu.

Menanggapi permintaan jatah menteri, Ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago menganggap wajar PDIP memaksa mendapat jatah terbanyak. Namun, Irma mengingatkan bahwa yang memenangkan Jokowi banyak partai. Ia yakin presiden akan proporsional dalam menentukan jumlah kursi di kabinet.

Irma bahkan mengharapkan partai pendukung yang tidak lolos ke parlemen layak untuk mendapat kursi di kabinet. "Mereka juga berkeringat dalam memenangkan Jokowi, jadi wajar juga jika mereka menyodorkan nama. Soal akan ditempatkan di mana tentu itu sudah dipikirkan presiden," ujar Irma yang gagal masuk parlemen pada Pemilu 2019 itu.

Dalam Kongres ke-5 PDIP, Megawati Soekaroputri meminta Jokowi memberi jatah kursi lebih banyak lagi. Mega bahkan menolak bila partainya hanya mendapat jatah seperti di kabinet sekarang.

Saat ini, ada 5 kader PDIP yang duduk di Kabinet Kerja jilid 1. Mereka adalah Seskab Pramono Anung, Menko PMK Puan Maharani, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkum HAM Yasonna Laoly, dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top