Hasto Pilih Jadi Sekjen PDIP Ketimbang Menteri

publicanews - berita politik & hukumMegawati dan Hasto Kristiyanto meninjau lokasi Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Rabu (7/8). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Bali - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kemungkinan besar tetap mempertahankan Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen dalam struktur kepengurusan DPP PDIP yang akan diumumkan Sabtu besok.

Ketua DPP demisioner PDIP Djarot Sauful Hidayat mengatakan, Hasto sangat layak diperpanjang jabatannya mendampingi Megawati dalam kepengurusan PDIP untuk lima tahun mendatang.

"Pak Hasto ini luar biasa menurut saya ya, dia bisa menggerakkan partai seperti ini, ada-ada saja kegiatannya. Terbukti yang kemarin itu kan kita menang lagi, sudah dua kali, kita pola pikirnya 2024 kaya apa gitu loh," kata Djarot di sela-sela Kongrss V PDIP, Hotel Grand Inna Beach, Bali, Jumat (9/8).

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, PDIP tidak mengenal batasan jabatan, misalnya hanya bisa satu atau dua periode. "(Dua periode) boleh, tiga periode juga boleh," ujarnya.

Dukungan kepada Hasto juga disampaikan Wakil Sekjen demisioner Andreas Pareira. Ia tidak mempermasalahkan jabatan dua periode yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Bisa jadi (akan mencetak sejarah baru)," katanya.

Hasto sendiri menyatakan kesiapannya bila ditunjuk kembali sabagai Sekjen partai. "Dalam konteks berpartai kita harus siap ditugaskan apapun," ujar Hasto, Jumat siang.

Hasto pun pernah mengatakan lebih suka menjadi sekjen partai ketimbang diusulkan menjadi menteri. "Saya pribadi, buat saya, berdedikasi buat partai itulah sebuah kehormatan. Banyak tugas yang masih banyak kami jalankan untuk membangun PDIP," kata Hasto akhir Juli lalu.

Meski demikian, Hasto menegaskan bahwa nama-nama dalam kepengurusan PDIP merupakan hak prerogratif Megawati yang terpilih dan telah diangkat sebagai Ketua Umum PDIP periode 2019-2024. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top