Buktikan Klaim Pemeritah, Lieus Segera Jemput Rizieq Syihab

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab berlebaran di Yaman. (Foto: dok. Kapitra Ampera)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemerintah menyatakan tak pernah mempersulit kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Syihab ke Tanah Air. Klaim itu akan dibuktikan Komandan Gabungan Relawan Demokrasi Pancasila (Garda Depan) Lieus Sungkharisma.

Lieus mengatakan, ia telah menggandeng lima orang lain yang siap berangkat ke Arab Saudi setelah Lebaran Haji lusa. "Ini nanti kami bisa buktikan apakah benar Habib Rizieq sudah tinggal pulang aja," ujar Lieus di Kawasan Cikini, Jakarta, Kamis (8/8).

Tersangka makar itu, menambahkan kelima rekan yang akan berangkat dengan kocek pribadi tersebut adalah Hafidz Abbas, Margarito Kamis, MS Kaban, Muhammad Taufik, dan Ahmad Yani.

"Saya mendapatkan kehormatan (ikut serta) tapi saya dibilangin 'lo tunggu di Jeddah aja, enggak bisa masuk ke Mekah' karena saya agamanya Buddha," Liues menjelaskan.

Ia menyatakan siap membayar denda over stay Rizieq yang menetap di Arab Saudi sejak 2017. Menurutnya, pendukung Rizieq andaikan diminta patungan 1 riyal per orang maka dana yang terkumpul akan berlebih.

Pada awal Juli lalu, Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan Rizieq terhalang kewajiban membayar denda over stay. Denda atau gharamah itu dihitung sejak pertengahan 2018 saat visa Rizieq habis masa berlakunya.

Besaran gharamah mencapai Rp 110 juta. Agus mengatakan Rizieq tinggal bersama empat orang lainnya di Mekkah. Agus menegaskan pemerintah tak pernah menghambat kepulangan Rizieq. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah09 Agustus 2019 | 10:39:28

    Bagus juga untuk buktiin...siapa yg tukang tipu.

Back to Top