Polri Duga Ada Sabotase dalam Padamnya Listrik

publicanews - berita politik & hukumKepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hasil penyelidikan sementara kepolisian menyebutkan ada kemungkinan sabotase dalam padamnya listrik di Jabodetabek dan kota lain di Jawa Barat pada Minggu (4/8) lalu.

"Faktor human, itu pun akan didalami. Sangat mungkin perbuatan melawan hukum, mungkin ada sabotase," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).

Namun, Dedi menegaskan hal itu belum kesimpulan. Polri masih membutuhkan keterangan para ahli. "Jadi bukan hanya dari Mabes, tapi juga pakar dan ahli sesuai kompetensi masing-masing. Dari investigasi itu, baru dibuat kesimpulan," ia menambahkan.

Dedi mengatakan sudah empat saksi dari PT PLN Persero yang dimintai keterangan. Para saksi menyebutkan faktor alam menjadi dugaan penyebab terjadinya mati listrik massal.

Pernyataan Dedi ini berbeda dengan Kepolisian Jawa Tengah. Pada Senin (5/8) lalu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmaja memastikan padamnya listrik bukan karena unsur kesengajaan atau sabotase.

Agus menyebut gangguan terjadi di kawasan saluran umum tegangan tinggi (Sutet) diDesa Malon, Gunungpati, Kota Semarang, akibat pohon tumbang. "Diduga terjadi loncatan listrik akibat keberadaan pohon yang tingginya melebih batas yang ditentukan, yakni 8,5 meter," kata Agus di Semarang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya08 Agustus 2019 | 08:14:12

    Menjadi keprihatinan atas jejadian ini, karena dampaknya sangat berpotensi, untuk itu upaya polri akan menjadi titik terang serta evaluasi kedepan agar tdk terjadi lagi.

Back to Top