Istana: Tidak Ada yang Perlu Didialogkan dengan FPI

publicanews - berita politik & hukumKepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan tidak ada yang perlu dibahas bersama ormas Front Pembela Islam (FPI). Mantan Panglima TNI mengatakan, yang diperlukan adalah komitmen ormas berazaskan Pancasila.

"Kami enggak perlu dialog, yang diperlukan adalah komitmen. Apa lagi yang didialogkan? Enggak perlu dialog," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/8).

Penegasan Moeldoko itu menanggapi pernyataan Juru Bicara FPI Slamet Ma'arif yang menyatakan siap berdialog dengan pemerintah soal ideologi Pancasila.

Ijtimak Ulama IV Sepakat Wujudkan NKRI Bersyariah

Menurut Moeldoko, FPI cukup mengikuti aturan, yakni sesuai dengan ideologi Pancasila. "Saya pikir itulah, jangan mengembangkan ideologi lain. Itu prinsipnya. Dengan tegas FPI oke ideologi saya Pancasila selesai. Perilaku-perilaku Pancasila selesai, kan itu. apa lagi yang perlu didialogkan," ia mempertanyakan.

Slamet menyampaikan kesiapannya berdialog dengan Presiden Joko Widodo itu seusai Ijtimak Ulama IV di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, kemarin.

"Kalau dianggap tidak sesuai ya ajak kami bicara, dialog, kalau perlu ayo dialog terbuka, ditayangkan oleh stasiun televisi nasional. Ayo, supaya umat bisa paham betul," kata Slamet. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top