Surati Akbar Tanjung, Politikus Golkar Dipanggil Majelis Etik

publicanews - berita politik & hukumAgung Laksono dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Dok Partai Golkar)
PUBLICANEWS, Jakarta - Politikus Partai Golkar Darul Siska dipanggil majelis etik partai, menyusul surat terbukanya kepada mantan Ketua Umum Akbar Tanjung dan Agung Laksono.

Eks Wasekjen Golkar Lalu Mara Satriawangsa menilai pemanggilan tersebut tidak demokratis, pasalnya surat tersebut tidak menyerang individu atau organisasi Partai Golkar.

"Ini surat biasa yang isinya sebuah harapan sebagai junior kepada seniornya dalam pengelolaan organisasi. Jadi hal biasa saja," ujar Mara kepada wartawan, Selasa (6/8).

Sementara itu Ketua Majelis Etik Golkar Mohammad Hatta mengatakan, sidang etik akan dilakukan Rabu besok. "Dipanggil untuk diminta klarifikasi," kata Hatta, selasa kemarin.

Namun, Hatta enggan menjabarkan lebih detail isi surat panggilan bertanggal 5 Agustus 2019 itu. "Saya pikir ini masalah internal. Ini kan masalah etik, jadi menunggu keterangan," ujarnya.

Dalam suratnya itu Darul meminta Akbar dan Agung mendesak DPP Partai Golkar di segera menggelar rapat pleno persiapan munas. "DPP seharusnya sebagai eksekutif tertinggi partai melaksanakan rapat pleno, menetapkan jadwal dan tempat rapimnas, menetapkan jadwal dan tempat munas, menetapkan OC dan SC rapimnas, OC dan SC munas," tulis Darul dalam suratnya itu.

Kemudian DPP, ia menambahkan, mempersilakan siapa yang berminat maju sebagai Ketua Umum untuk mempersiapkan diri, Darul juga meminta Akbar dan Agung tidak melakukan penggalangan dukungan daerah.

"Kecuali Bapak sudah menjadi tim sukses atau langkah yang Bapak lakukan sudah menjadi keputusan Dewan Kehormatan dan Dewan Pakar," kata Darul, masih dalama suratnya.

Belum ada rapat pleno yang memutuskan jadwal munas tetapi sudah dilakukan penggalangan dukungan merupakan bentuk kooptasi demokrasi. Darus menegaskan hal itu akan menjadi preseden yang tidak sehat bagi Golkar. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top