Istana Tolak Mediasi Prabowo Soal FPI

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto dan Rizieq Syihab. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Istana memandang tak perlu ada mediasi soal perizinan ormas Front Pembela Islam (FPI), apalagi melibatkan Ketua Umum Prabowo Subianto.

"Terlalu kecil bagi Prabowo. Masak urusan FPI saja pakai balas jasa atau apa? Nggak usah," kata Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin saat dimintai konfirmasi, Sabtu (3/8).

Ngabalin mengatakan dalam proses SKT FPI tinggal melengakapi persyaratan yang diperlukan antara lain penjelasan soal NKRI bersyariah dan khilafah.

"FPI bisa melaporan rekam jejak mereka. Sudah. Tak usah pakai mediator. Masak urusan itu pakai mantan calon presiden, sih?" ujar Ngabalin menekankan.

Pernyataan Prabowo siap turun gunung memediasi soal FPI kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Gerindra, Irawan Ronodipuro kepada South China Morning Post (SCMP).

Hal itu menyusul pernyataan Jokowi pekan lalu yang akan membekukan ormas yang memilliki paham bertentangan dengan ideologi Pancasila dan NKRI. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo03 Agustus 2019 | 20:30:18

    Setuju....gak usah direwes....

Back to Top