PKS Kritisi Rencana Pertemuan SBY dan Jokowi

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, 27 Oktober 2017. (Foto: Biro Pers Setpres)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mempertanyakan tujuan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika hanya membawa kepentingan kelompok dan jangka pendek semata.

"Mestinya memberikan penyikapan politik yang betul-betul membawa manfaat bagi bangsa, bagi negara," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7).

Mantan Presiden PKS ini mengharapkan agar pertemuan itu didasarkan sikap sebagai seorang negarawan, antarpemimpin yang negarawan sehingga membuat Indonesia guyub dan rukun. Wakil Ketua MPR itu mengingatkan, SBY, Jokowi, Megawati, dan Prabowo adalah orang Jawa.

"Jadi orang Jawa ini mengertilah bahwa itu memang hal yang biasa dan apalagi kita semuanya muslim, silaturahim juga adalah hal yang biasa," ujarnya.

Minggu (28/7) lalu, Jokowi menyampaikan belum ada jadwal bertemu Presiden ke-6 RI tersebut. "Belum. Belum. Belum ada rencana," kata Jokowi di Restoran Mbah Karto, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Namun, Jokowi menegaskan pertemuan dengan siapapun menjadi penting, tidak terkecuali dengan SBY. "Ya ketemu dengan siapa pun itu penting untuk membangun silaturahmi. Dengan semua," ujarnya.

Rencana persamuhan SBY dan Jokowi diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, pekan lalu. Presiden dan mantan presiden itu, katanya, dijadwalkan bertemu pada awal Agustus ini. Syarief membantah keduanya akan membahas bergabungnya Demokrat di kabinet Jokowi mendatang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top