Hari Ini, DPR Sahkan Amnesti Bagi Baiq Nuril

publicanews - berita politik & hukumBaiq Nuril Maknun didampingi anaknya menyampaikan tanggapan saat rapat pleno Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/7). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi III DPR menyetujui penghapusan hukuman atau amnesti bagi Baiq Nuril Maknun. Oleh Mahkamah Agung (MA), eks tenaga honorer SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu dipersalahkan melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE).

"Rapat Bamus kemarin adalah penyampaian hasil keputusan Komisi III DPR terkait pemberian pertimbangan amnesti kepada Baiq Nuril," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (25/1)

Nuril hadir dalam rapat pleno Komisi III kemarin, ia didampingi kuasa hukumnya Joko Jumadi dan poiltikus PDIP Rieke Diah Pitaloka, dan kuasa hukum Nuril. Persetujuan pemberian amnesti oleh Presiden Jokowi diambil secara aklamasi oleh seluruh anggota fraksi yang hadir.

Anggota Komisi Hukum dari Fraksi PAN Muslim Ayub malah mendorong agar eks kepala sekolah SMAN 7 Mataram Haji Muslim diproses hukum karena diduga melakukan pelecehan terhadap Nuril.

"Saya mengusulkan, pimpinan, untuk menindaklanjuti kasus pelecehan seksual yang dilakukan Saudara Muslim," ujar Muslim Ayub, dalam rapat pleno semalam.

Mengenai hal itu, penasihat hukum Nuril lainnya, Yan Mangandar Putra, mengatakan pernah melaporkan Muslim ke polisi. Namun malah kliennya yang dianggap melanggar UU ITE dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Pengadilan kasasi MA memidanakan Nuril dengan 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. MA juga menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan ibu tiga anak tersebut. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top