Wadah Pegawai KPK Khawatirkan Capim yang Tak Pensiun dari Instansinya

publicanews - berita politik & hukumKetua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo memberikan keterangannya tentang seleksi calon pimpinan KPK di depan lobi Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/7). (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo Harahap mengapresiasi langkah Panitia Seleksi yang mencantumkan identitas lengkap 104 calon pimpinan KPK yang telah lolos tahap uji kompetensi. Pada proses tahap administrasi sebelumnya data-data tersebut tidak tercantum.

"Akhirnya pada hari ini kita bisa melihat nama, kemudian berasal dari instansi apa, pekerjaannya apa, dan juga alamatnya," ujar Yudi dalam keterangannya di depan lobi Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/7).

WP, ia menambahkan, juga akan terus mendalami rekam jejak 104 calon ini dengan tim yang telah dibentuk. Hasil temuan tim nantinya diserahkan pada pansel.

Yudi mengatakan, WP berharap pansel tetap mempertahankan integritas dan transparansinya. Pasalnya masih ada sejumlah nama yang memiliki reputasi yang kurang bagus di mata masyarakat.

"Kami berharap pansel benar-benar melihat secara jelas dan membaca masukan-masukan masyarakat terhadap calon calon pimpinan saat ini. Kenapa? Karena kita menginginkan calon pimpinan KPK yang benar-benar bersih, berani, dan mendukung pemberantasan korupsi," Yudi menjelaskan.

Pansel juga diharapkan tidak melakukan dikotomi antara calon dari instansi tertentu. Menurut Yudi, hal yang dikhawatirkan bila calon pimpinan tidak memiliki integritas dan independensi, sudah bisa diprediksi akan mengakibatkan KPK mengalami kemunduran.

Ia mengisyaratkan soal calon yang masih terikat dengan instasi asalnya. Apalagi jika sang calon tidak pensiun setelah jadi pimpinan KPK.

"Maka yang terjadi adalah pimpinan KPK punya atasan. Ini tentu akan menjadi sesuatu yang buruk bagi upaya pemberantasan korupsi," kata Yudi. "Jika terjadi upaya pemberantasan korupsi terhadap instansi sebelumnya maka akan terjadi dualitas sehingga tidak jelas kemana loyalitasnya," ia mengingatkan.

Diketahui dari 104 orang yang lolos, terdiri atas 6 wanita dan 98 pria. Berikut pembagian latar belakang capim KPK 2019-2023:

Polri: 9 orang
Pensiunan Polri: 3 orang
Hakim: 7 orang
Mantan Hakim: 2 orang
Jaksa: 4 orang
Pensiunan Jaksa: 2 orang
Dosen: 19 orang
Advokat: 11 orang
Auditor: 4 orang
Unsur KPK: 14 orang
Komjak dan Kompolnas: 3 orang
PNS: 10 orang
Pensiunan PNS: 3 orang
Lain-lain: 13 orang. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top