PPP Persilakan PAN Gabung Kabinet, Asalkan...

publicanews - berita politik & hukumPolitisi PPP Achmad Baidowi usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7). (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Sekjen PPP Achmad Baidowi mempersilakan PAN untuk berkoalisi dalam pemerintahan mendapat. Syaratnya, mereka diterima oleh presiden terpilih Jokowi dan koalisi.

Partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu juga harus menunjukkan komitmen serta memiliki visi dan misi yang sama dengan Koalisi Indonesia Kerja.

"Siapa pun yang ada di koalisi, kami hanya mengingatkan koalisi ya koalisi yang beneran, artinya ketika bergabung dengan koalisi ya totally," kata Baidowi seusai diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).

PPP tidak menginginkan ada partai dalam koalisi memicu kegaduhan dan mengganggu kebijakan-kebijakan yang telah disepakati bersama. Kalaupun hendak melakukan koreksi kebijakan, dilakukan di internal koalisi.

"Jangan kaki kanannya di dalam, kaki kiri di luar. Ini ambigu," ia menegaskan. Meski demikian PPP menghormati jika PAN mengambil posisi sebagai oposisi.

Pada kesempatan ini Baidowi juga meluruskan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP yang digelar Jumat (19/7) malam. Ia mengatakan, mukernas bukan untuk membahas calon yang hendak diusulkan dalam Kabinet Indonesia Kerja jilid 2.

"Belum ada. Ini soal pelaksanaan Muktamar," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top