Obituari

Sastrawan dan Jurnalis Arswendo Atmowiloto Berpulang

publicanews - berita politik & hukumArswendo Atmowiloto. (Foto: kapanlagi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Film Keluarga Cemara yang dirilis pada Januari 2019 berhasil meraih penonton sebanyak 1,6 juta hanya dalam tempo satu bulan.

Cerita 'Abah dan Emak' itu diadaptasi dari sinetron dengan judul sama yang tayang di RCTI pada 1996-2002, sebelumnya dimuat berseri di Majalah Hai, 44 tahun lalu.

Keluarga Cemara merupakan satu dari sekian banyak cerita yang diciptakan Arswendo Atmowiloto. Namun, Jumat (19/7) pukul 17.50 WIB, pencipta banyak cerpen, novel, naskah drama, dan skenario film itu dipanggil sang Maha Pencipta pada usia 70 tahun.

Arswendo tutup usia di rumahnya, Komplek Kompas, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Penyakit kanker kandung kemih membuatnya harus bolak-balik ke rumah sakit dalam setahun terakhir.

"Meninggalnya tenang, baik, senyum, dan sekarang sudah enggak sakit lagi," kata Tiara, putri ketiganya, Jumat malam.

Hari ini, pukul 10.00 WIB, akan dilangsungkan Misa Requiem sekaligus pelepasan jenazah di Gereja St Matius Penginjil, Paroki Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

Seusai misa, jenazah Arswendo Atmowiloto akan dibawa ke tempat peristirahatan terakhir di San Diego Hill, Karawang, Jawa Barat.

Selain sebagai sastrawan, Arswendo dikenal sebagai jurnalis. Namun saat memimpin Tabloid Monitor, pada 2000, ia dihadapkan kasus penghinaan Nabi Muhammad SAW yang mengantarkannya dalam bui selama 5 tahun. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top