KPK Harap Tim Satgas Polri Sebut Pelaku Penyerang Novel

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/7) sore. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim satuan tugas (Satgas) gabungan bentukan Kapolri untuk mengusut kasus penyerangan Novel Baswedan akan menyerahkan hasil investigasi mereka pada Rabu (16/7) besok. KPK berharap ada informasi yang membuat kasus ini menjadi terang benderang. Pasalnya peristiwa ini sudah terjadi 800 hari, namun pelakunya belum juga terungkap.

"Kita berharap besok itu ada informasi yang lebih komprehensif tentang itu, kan kami akan bersyukur kalau sudah diidentifikasi siapa pelakunya," ujar Laode di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/7) sore.

Terpisah, Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap menghendaki tim satgas KPK mengumumkan siapa pelaku penyiraman itu. Hal ini penting agar semuanya jelas dan tidak ada lagi spekulasi-spekulasi.

"Namun jika ternyata besok tim gabungan belum berhasil menemukan pelakunya, maka ini tentu saja akan dipertanyakan kredibilitas dari tim pakar dan juga tim-tim lainnya yang tergabung di dalam tim pencari fakta tersebut," ujar Yudi.

Jika tidak menyebut pelaku, Yudi menambahkan, berarti tim pencari fakta gagal. "Seperti yang sudah kami sampaikan bahwa kami ingin agar dibentuk tim gabungan pencari fakta yang independen," kata Yudi.

Tim gabungan Polri ini dibentuk pada 8 Januari 2019 oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian berdasarkan Surat Keputusan nomor: Sgas/3/I/HUK.6.6/2019. Tenggat kerja enam bulan jatuh pada Minggu (7/7) pekan lalu. Hasil investigasi diserahkan kepada Jenderal Tito pada Selasa (9/9). 

Tim menyatakan ada yang baru dari laporan setebal 170 laman dengan 1.500 lampiran itu. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top