Kasus Novel Baswedan

KPK Belum Terima Laporan Tim Satgas Polri

publicanews - berita politik & hukumNovel Baswedan dan tim kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan oleh tim Satgas Polri pada 800 hari kasusnya, di Gedung KPK, Jakarta. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Minggu (7/7) kemarin adalah batas akhir masa kerja tim gabungan penyelidikan kasus Novel Baswedan bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Namun KPK belum menerima laporan tim yang telah bekerja 6 bulan tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, komisi antirasuah masih berharap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel segera ditemukan. Bagaimana prosedurnya tentu tim gabungan yang paling memahami.

"KPK intinya tetap berharap pelaku penyerang Novel itu bisa ditemukan, mulai dari pelaku di lapangan yang menyiram air keras ke Novel ataupun pihak-pihak lain," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (8/7).

Febri menegaskan, kasus penyiraman air keras ini bukan sekadar serangan terhadap pribadi Novel, namun juga terhadap KPK secara lembaga. Untuk itu upaya pengungkapan harus ditingkatkan dan dilakukan secara konsisten.

"Jadi kami berharap upaya-upaya serangan terhadap KPK bisa disikapi secara serius dan pelaku penyerangannya harus ditemukan," katanya Febri. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top