Demokrat Desak Dirut Garuda Dicopot

publicanews - berita politik & hukumPesawat Garuda Indonesia bertuliskan 'Terima kasih Jokowi' yang viral di media sosial. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Demokrat berharap Direktur Utama PT Garuda Indonesia Ari Askhara segera dicopot. Pemberhentian itu menyusul tulisan ucapan 'Terima Kasih Pak Jokowi' di badan pesawat Garuda Indonesia.

"Menurut saya Garuda berlebihan membuat tulisan itu. Mungkin motifnya untuk mengambil hati pak Jokowi di sela masalah laporan keuangan yang dihadapi Garuda," cuit Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen di akun Twitternya @FerdinandHaen2, Senin (8/7).

Upaya Garuda Indonesia memanfaatkan momen haji untuk mengambil hati Presiden Jokowi, katanya, akan sia-sia.

"Saya yakin pak @jokowi tidak senang dengan ini dan semoga Dirut Garuda ini segera dipecat. @KemenBUMN," Ferdinand menambahkan.

Tidak hanya soal ucapan, maskapai penerbangan plat merah itu dianggap melakukan kesalahan fatal karena memanipulasi laporan keuangan. Aksi protes juga disuarakan puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Muda Untuk Demokrasi (Almud), mereka menuntut agar Ari Askhara segera dipecat dari jabatannya.

Diketahui Garuda mencatatkan keuntungan sekitar Rp 11 miliar pada Desember 2018. Namun pada 2017 lalu mereka mengalami defisit hingga Rp 3 triliun. Kecurangan diketahui dari laporan keuangan perusahaan.

Auditor, direksi, dan komisaris maskapai pemerintah itu sudah dikenai saksi dan denda ratusan juta rupiah. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top