Gerindra Minta Pencetakan KTP-PS Dihentikan

publicanews - berita politik & hukumKTP Prabowo-Sandi beredar di media sosial. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Gerindra membantah pencetakan 'KTP' Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepengetahuan Ketua Umum Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahman meminta pihak yang mencetak Kartu Tanda Pendukung (KTP) Prabowo-Sandi segera menghentikan perbuatannya.

"Apabila kegiatan-kegiatan ini tetap saja dilakukan, maka atas petunjuk Pak Prabowo kami akan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk itu," kata Sufmi di Jakarta, Rabu (3/7).

Ia mengingatkan agar penyelenggara yang mengatasnamakan apapun terkait Prabowo untuk meminta izin terlebih dahulu mengingat efek yang ditimbulkan bisa berakibat terhadap nama baik Prabowo dan partai.

"Pembuatan KTP-PS ini adalah di luar sepengetahuan Pak Prabowo, di luar seizin Pak Prabowo, seolah-olah resmi dari Pak Prabowo," ia menegaskan.

Sebelumnya, ramai di media sosial ajakan untuk mencetak 'KTP' pendukung Prabowo-Sandi 2019-2024.

"KTP-PS ini adalah kenang-kenangan dan tanda mata terbaik untuk Anda, sekaligus ungkapan rasa terima kasih kami pada Anda yang telah membantu perjuangan Prabowo Sandi di Pemilu 2019, hanya dengan membayar Rp 45.000," tulis pesan yang beredar di dunia maya.

Bahkan penyelenggara mengatasnamakan Sekretariat KTP Prabowo-Sandi dengan alamat di depan rumah Prabowo di Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Pendukung Prabowo-Sandi diminta membayar biaya Rp 20 ribu untuk pembuatan satu kartu reguler, untuk kartu gold Rp 35 ribu, dan kartu platinum Rp 40 ribu.

Pengelola yang mencantumkan alamat situs ktpprabowo.id menyediakan dua macam paket spesial, yakni Paket Master Piece KTP-PS.

"3 Kartu + Cover Both Rp125.000
1 Kartu Platinum + Cover Both Rp90.000
*KTP-PS ini bersifat gift bagi para pendukung 02,"

Harga tersebut termasuk ongkos kirim. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top