Takut Dicap Orde Baru, Nasdem Minta Gerindra-PKS-PAN Jadi Opisisi

publicanews - berita politik & hukumKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman. (Foto: PKSFoto)
PUBLICANEWS, Jakarta - Khawatir pemerintahan sekarang dicap kembali ke Orde Baru, politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Teuku Taufiqulhadi meminta Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) tetap berada di luar pemerintahan alias oposisi.

"Kalau semua bergabung, maka nanti dianggap kita ini kembali ke masa orde baru. Itu tidak baik, menurut saya, bagi bangsa Indonesia," kata anggota Komisi III DPR itu di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/7).

Nasdem melihat di dalam konteks kepentingan bangsa dan negara, Tauqulhadi menambahkan, harus ada pandangan berbeda. Berada di luar kabinet akan baik bagi rakyat Indonesia dan baik bagi demokrasi.

"Jadi tidak perlu, menurut saya, tidak perlu meminta ataupun diajak berada di dalam koalisi Pak Jokowi mendatang," ujarnya.

Mengenai posisi Demokrat, Taufiq mengatakan sejak awal partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu telah bersiap bergabung dengan koalisi Jokowi.

"Demokrat memang dari awal kakinya sudah melangkah satu langkah," katanya berseloroh. Ia menyebut beberapa kader partai berlogo mercy itu bahkan sudah memasang gambar Jokowi.

"Memang yang paling siap untuk bergabung dalam koalisi Jokowi itu Demokrat," ia menambahkan.

Kemarin, Wakil Sekjen Andi Arief mencuit akan ada dua partai minoritas. Dua partai tersebut menjadi minoritas lantaran sikapnya yang memilih untuk menjadi oposisi dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin lima tahun ke depan.

"Oposisi itu menakutkan bukan soal bisa mengkritik apalagi ditambah embel-embel konstruktif, Kemampuan menjatuhkan pemerintah yang menakutkan dari oposisi. Kalau hanya dua partai di luar pemerintah, itu bukan oposisi. Sering disebut minoritas di parlemen," tulis Andi Arief di akun @AndiArief_.

Kabar yang beredar, PAN dan Demokrat akan merapat ke pemerintahan Jokowi. Sedangkan Gerindra dan PKS memastikan berada di kubu oposisi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top