Koalisi Bubar, Prabowo Bentuk Barisan Opisisi

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto usai memberi pernyataan menyikap hasil keputusan MK, Kamis (27/6). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang mengusung capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinyatakan telah berakhir. Prabowo pun menyerahkan pilihan kepada masing-masing partai apakah akan berada di barisan oposisi Jokowi-Ma'aruf.

"Kalau mau lanjut ayo, kalau enggak juga enggak apa-apa. Itu kan hak masing-masing," kata anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade, Jumat (28/6).

Hari ini, Andre menambahkan, Prabowo mengundang pimpinan parpol pengusungnya, yaitu Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Partai Berkarya ke rumahnya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Namun, anggota terpilih DPR dari dapil Sumatera Barat itu belum bersedia menyampaikan partai mana saja yang tetap akan bersama Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, nasib koalisi akan dibahas bersama Prabowo. "Ya, hari ini, kita bicarakan sikap masing-masing partai ke depan," ujarnya, siang ini.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah bicara dengan Prabowo. Ia menyebutkan, mantan Pangkostrad itu mempersilakan masing-masing partai mengambil inisiatif sendiri soal langkah ke depan. Ketua MPR itu belum menentukan sikap partainya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo mengatakan akan lebih baik partainya berada di barisan oposisi. "Kan pemerintah harus ada check and balance," kata Drajad, Jumat pagi.

Hal senada disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Calon anggota terpilih DPR dari daerah pemilihan 1 DKI Jakarta itu mengatakan akan lebih baik bila partainya tetap konsisten di seberang pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top