IMB Pulau Reklamasi

Menko Luhut Enggan Perang Kata dengan Gubernur Anies

publicanews - berita politik & hukumMenko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Medcom)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tidak ingin menanggapi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerbitkan IMB Pulau Reklmasi. Luhut juga enggan mengomentari diksi yang digunakan Anies dengan menyebut daratan hasil reklamasi di Teluk Jakarta sebagai 'pantai reklamasi'.

"Saya enggak mau bersilang pendapat dan saya enggak mau bermain kata-kata," ujar mantan Menko Polhukam itu di Kompleks Istana Kepresiden Jakarta, Senin (25/6).

Luhut mengingatkan, pada 2017 ia memutuskan mencabut moratorium reklamasi di Teluk Jakarta. Ia pun berpandangan bahwa soal reklamasi merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Dulu kan sudah pernah saya jelaskan dan apa yang terjadi sekarang saya pikir juga tidak lebih dari apa yang dulu itu kita usulkan," kata Luhut.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa pemberian IMB didasarkan pada Pergub Nomor 2016 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, Pulau D, dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Pergub tersebut dibuat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Begitu ada Pergub, maka pengembang punya dasar hukum atas bangunan yang terjadi di sana," kata Anies. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top