Jokowi dan Prabowo Sudah Bertemu di Bali, BPN: Itu Gimmick

publicanews - berita politik & hukumJuru Bicara Tim Hukum BPN Hendarsam Marantuko usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6). (Foto: Publicanews/edi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Beredar kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengadakan pertemuan dengan capres Prabowo Subianto di Bali. Namun, rumor itu langsung dibantah kedua kubu.

Juru.Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Razman Arif Nasution, menegaskan hingga saat ini belum terjadi pertemuan tersebut meski sudah diusahakan melalui dua penghubung yaitu Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan.

"Pak Jokowi siap bertemu kapan saja dan di mana saja. Mau di Istana atau Kertanegara (rumah Prabowo)," kata Razman dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (22/6).

Juru Bicara Tim Hukum BPN Hendarsam Marantuko memastikan pertemuan kedua capres tidak akan dilakukan sebelum keputusan MK.

"Jadi kalau ada yang menyebutkan ada pertemuan, itu gimmick saja," kata Hendarsam di tempat yang sama.

Ia menambahkan, Prabowo saat ini sedang di Jerman untuk berobat dan melakukan pertemuan bisnis. BPN meyakini rekonsiliasi baru dilakukan pasca vonis sengketa hasil pilpres mendatang.

"Pak Prabowo mementingkan kepentingan negara dan rekonsiliasi dipastikan setelah keputusan Mahkamah Konstitusi," ujarnya.

Menurut Hendrawan, bila ada pertemuan sebelum vonis MK berarti tidak menghargai upaya hukum yang sedang dilakukan. "Kita membatasi diri karena kalau pertemuan dilakukan maka esensi usaha di MK menjadi sirna," katanya.

Soal rekonsiliasi, BPN sangat mendukung. Namun, mengenai tawaran posisi di Pemerintah Jokowi, Hendarsam memastikan menolak.

"Kami tidak tergiur. Kami nyaman sebagai aposisi, dan terbukti 11 tahun di oposisi kami berhasil menjadi parpol terbesar kedua," ia menegaskan.

Hendarsam memastikan BPN patuh pada apapun putusan sidang sengketa pemilu. Tidak akan ada aksi ke jalan. "Kami ini satu komando, jadi pimpinan mengatakan tidak demo. Kami patuhi," ujarnya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top