Kader Muda Golkar Desak Pergantian Airlangga Hartarto

publicanews - berita politik & hukumKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kader muda Partai Golkar yang tergabung dalam Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG) menuntut Munas Partai Golkar dipercepat pada Juli atau Agustus 2019. Inisiator BPPG Abdul Aziz menilai Golkar dalam kondisi kritis.

Mereka menganggap perolehan suara partai pada titik terendah dari pemilu-pemilu sebelumnya. Ia menyebut Golkar turun peringkat dari 2 besar menjadi 3 besar.

Hal itu, kata Aziz, disebabkan ketidakmampuan Ketua Umum Airlangga Hartanto untuk mengembalikan kejayaan Golkar dengan warisan elektabilitas yang tinggi di masa kepemimpinan Setya Novanto.

"Dalam peninggalan Novanto di angka 16 persen. Mestinya kalau memang Airlangga bisa mengembalikan kejayaan Golkar, itu adalah modal yang besar," katanya di Hotel Sultan, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (16/6).

Perolehan suara Golkar sebesar 12 persen pada Pemilu 2019, yang berarti kehilangan lebih dari 1,2 juta suara dan mengakibatkan Golkar kehilangan 6 kursi DPR.

BPPG mendesak pergantian kepemimpinan partai diserahkan pada Bambang Soesetyo, yang saat ini Ketua DPR. "Beliau sebagai sosok yang loyal terhadap partai dan mengedepankan kepentingan partai," ujar Aziz.

Selain itu, ia menilai Bamsoet sosok yang bersih dan jauh dari prahara politik. BPPG menganggap manta Ketua Komisi III itu paling pantas menahkodai partai warisan Orde Baru itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top