Sengketa Hasil Pilpres

Ada 30 Orang Siap Bersaksi di MK, Tapi Minta Perlindungan

publicanews - berita politik & hukumKuasa hukum BPN Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim hukum BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan ada 30 saksi siap memberikan keterangan dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Tapi pertanyaannya rata-rata dari mereka adalah apa jaminan keselamatan kami saat datang ke Jakarta," kata anggota Tim Hukum Iwan Satriawan di Kantor LPSK, Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (15/6).

Para saksi juga mempertanyakan jaminan keselamatan selama proses sidang dan ketika mereka sudah kembali ke daerah masing-masing. Menurut Ketua tim hukum BPN Bambang Widjojanto (BW), keadilan dalam persidangan tak akan tercipta apabila saksi memberikan keterangan di bawah ancaman.

"Kita ingin mendorong supaya proses itu tidak ada dalam ancaman supaya keadilan bisa ditegakkan," kata mantan Wakil Ketua KPK yang disapa BW itu.

Kemarin, tim hukum kubu Prabowo-Sandi mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk meminta jaminan keamanan bagi saksi dan ahli yang akan dibawa ke MK.

Perlindungan LPSK dianggap mutlak karena mereka menyebut berhadapan dengan institusi negara yang juga jadi petahana. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top