Demokrat Soroti Tiga Kadernya Jadi Pemicu Kegaduhan

publicanews - berita politik & hukumPresidium 'Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat' menggelar jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/6) siang. (Foto: Publicanews/bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Demokrat menyoroti kegaduhan di tubuh partai yang meresahkan seluruh kader. Pemicunya justru diduga dari internal yang membuat pernyataan melalui media sosial.

"Kita lihat munculnya informasi di media sosial itu sudah keluar jalur," kata anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Ia menyebut nama tiga kader Demokrat, yakni Wasekjen Rachland Nashidik, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Ferdinand Hutahaean, dan mantan Wasekjen Andi Arief. Ketiganya, menurut Max, sering memberikan pernyataan-pernyataan melalui akun media sosial masing-masing.

"Statemen-statemen itu membuat masyarakat bingung. Mereka mengatasnamakan Demokrat sehingga (suara partai) semakin turun," Max menambahkan.

Menurutnya, apa yang disampaikan ketiga kader bertolak belakang dengan prinsip Demokrat sebagai partai nasionalis-religius yang berhaluan pada politik yang bersih, cerdas, dan santun.

Oleh sebab itu, siang tadi partai yang pernah menjadi penguasa dua periode itu membentuk Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat. Max mengatakan ada upaya pembenturan di internal partai dan tokoh yang berdampak adanya antipati dan kontraproduktif terhadap Demokrat.

"Partai ini harus dibenahi untuk beranjak di masa mendatang," ujarnya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top