BPN Minta Demokrat Tak Gaduh Soal Pembubaran Koalisi

publicanews - berita politik & hukumPimpinan partai pendukung Koalisi Adil Makmur ketika mendaftarkan paslon Prabowo-Sandi di KPU pada 10 Agustus 2018. (Foto: Katadata)
PUBLICANEWS, Jakarta - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, meminta elit Partai Demokrat untuk tidak gaduh meminta Koalisi Indonesia Adil Makmur dibubarkan. Koalisi ini beranggotakan Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Berkarya, dan Demokrat.

"Berkoalisi itu kalau punya masukan silakan disampaikan di dalam (secara internal), bukan bikin gaduh. Di situ saling memberikan masukan, tapi di internal bukan merongrong atau bikin gaduh terus," ujar Andre di Jakarta, Minggu (9/6)

Andre menambahkan, hak partai berlambang Mercy itu untuk keluar dari koalisi, namun tidak dengan membuat gaduh. Terlebih saat ini koalisi tengah fokus dengangd gugatan sengketa Pilates ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau mau keluar silakan, kalau memang kebelet menjadi menteri setelah reshuffle Juni-Juli ini, ya monggo silakan," Andre menandaskan.

Pernyataan meminta Koalisi Adil Makmur disampaikan oleh Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui akun Twitternya pada Minggu (9/6).

"Saya usul, Anda (Prabowo) segera bubarkan koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir," Rachland mencuit. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top