Tangis SBY Melepas Ibu Ani Yudhoyono

publicanews - berita politik & hukumPresiden Jokowi memimpin upacara pemakaman Ani Yudhoyono,di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6) siang. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kedukaan mendalam Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono tampak sepanjang prosesi pemakaman sang istri Ani Yudhoyono, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6).

Bahkan tangis Ketua Umum Partai Demokrat masih terjadi ketika ia bersama keluarga meninggalkan pusara Ani, sekitar pukul 16.15 WIB.

Saat prosesi pemakaman air mata SBY tampak mulai menetes ketika jenazah Ani Yudhoyono diturunkan ke liang lahat.

Mantan Menko Polhukam itu kembali berlinang air mata ketika acara tabur bunga. Bahkan, air mata bagai tak terbendung saat meletakan bunga ke nisan belahan jiwanya itu, ia sesekali menarik nafas untuk tetap tegar.

Dalam acara pemakaman yang dilakukan secara militer itu, putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengucapkan salam perpisahan kepada sang ibunda.

"Selamat jalan, Memo, we love you, and we will forever miss you," kata AHY di pengujung sambutannya.

AHY memuji Ani sebagai sosok wanita tangguh dalam menjalani hidup. Menurut AHY, ibundanya berjuang keras melakukan yang terbaik untuk masyarakat.

Ia menyebut beberapa karya Ani yaitu lima pilar Indonesia, yang meliputi program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Kreatif, dan Indonesia Peduli.

Dalamn acara pemakaman Ibu Negara 2004-2014 itu dipimpin Presiden Joko Widodo. Dalam sambutannya, Jokowi mendoakan Ani husnul khotimah.

"Ibu Hajah Kristiani Herawati Yudhoyono meninggalkan kita semua pada bulan Ramadhan, bulan yang sangat baik, bulan diturunkannya Alquran, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, dan penuh rahmat. Beliau meninggalkan kita semua pada hari-hari lailatul qodar, semoga husnul khotimah," kata Jokowi dalam sambutannya.

Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu (1/6) pukul 11.50 di National University Hospital (NUH) Singapura. Ani wafat setelah menjalani perawatan sakit kanker darah sejak Februari lalu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top