Kejagung Sudah Terima Dimulainya Penyidikan Kivlan Zen

publicanews - berita politik & hukumKivlan Zen saat datang ke Bareskrim Polri. (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo membenarkan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) mantan Kepala Staf Kostrad TNI Kivlan Zen.

Namun Prasetyo belum memastikan SPDP tersebut untuk kasus dugaan makar atau kepemilikan senjata api.

"Kita lihat nanti ya, senjata atau makar karena kan saling berkaitan. Yang pasti penyidik punya alat bukti cukup untuk menyatakan seseorang jadi tersangka," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (31/5).

Ia menegaskan barang bukti kasus kepemilikan senjata api beserta barang bukti lainnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan. "Pembicaraan antar mereka juga sudah tahu, alurnya sudah jelas, tujuannya apa sudah bisa diketahui," ia menambahkan.

Menurutnya, tim jaksa peneliti dapat merangkai satu sama lain berkas kasus dari penyidik untuk dibuat dalam bentuk berkas perkara yang sempurna. Memang tidak mudah, tapi ia yakin dengan profesional para penyidik Polri.

"Saya yakin dengan profesionalitas para penyidik, bisa ditangani lebih proporsional, profesional dan lebih objektif," Prasetyo menjelaskan.

Polisi menetapkan Kivlan Zen sebagai tersangka kasus dugaan makar. Sementara kuasa hukum Kivlan Zen, Djuju Purwantoro, mengatakan kliennya tersangka kasus kepemilikan senjata api.

Sempat viral sebuah video di media sosial berisi seruan Kivlan Zen yang mengajak untuk mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Bawaslu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top