Surat Eggi Sudjana dari Sel Sebut People Power Sudah Tamat

publicanews - berita politik & hukumEggi Sudjana mulai ditahan di Polda Metro Jaya, Selasa (14/5). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tersangka dugaan makar Eggi Sudjana menulis surat dari dalam sel tahanan Polda Metro Jaya. Tulisan tangan itu menyebutkan bahwa people power sudah tamat.

“Paslon 02 telah memutuskan sengketa pemilu 2019 ke MK, maka selanjutnya saya nyatakan people power yang saya maksudkan, demonstrasi ke Bawaslu, sudah selesai,” ujar Eggi dalam surat yang ditunjukkan pengacaranya Pitra Romadoni, Rabu (29/5), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pengacara Rizieq Syihab itu mengatakan, people power yang ia lontarkan bukan aksi pada 21 dan 22 Mei. “People power yang saya maksudkan adalah unjuk rasa ke Bawaslu pada tgl 9 dan 10 Mei 2019,” kata Eggi dalam suratnya.

Hari ini, Eggi mencabut gugatan praperadilan di PN Jaksel. Hakim tunggal Ratmoho lalu mengabulkan permohonan pencabutan gugatan tersebut.

Gugatan praperadilan dilatari penolakan Eggi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar dan ujaran kebencian. Pitra menegaskan, kliennya tidak pernah melakukan makar atau ujaran kebencian tetapi menyuarakan aspirasi masyarakat.

Diketahui Eggi ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Selasa (14/5). Eggi dilaporkan caleg PDIP S. Dewi Ambarawati alias Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya atas tuduhan makar.

Eggi juga dilaporkan oleh Supriyanto, yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac) ke Bareskrim Polri, Jumat (19/5) pekan lalu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top