Curiga Agen Asing, Istana Minta Jerry Diperiksa Ketat

publicanews - berita politik & hukumJerry Duane Gray berada di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (28/5). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Istana meminta pemeriksaan terhadap Jerry Duane Gray (59) diperketat. Pria asal Amerika Serikat keturunan Jerman itu ditangkap karena diduga menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong (hoaks), Selasa kemarin.

Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, Jerry perlu diwaspadai karena berlatar belakang militer di AS.

"Dia punya kemampuan yang lebih hebat dari kemampuan orang di tempat tinggalnya di Tasik, kenapa juga dia tinggal di sana? Menurut saya, intelijen perlu periksa ini orang. Membahayakan betul negara. Harus dicek ini orang," ujar Ngabalin berapi-api kepada wartawan, Rabu (29/5).

Kecurigaan Ngabalin karena Jerry, yang sejak 2010 menjadi warga negara Indonesia, justru malah menuduh Pemerintah Indonesia disusupi komunis. Apalagi, mendesak agar Presiden Joko Widodo turun, bahkan sebelum pelantikan presiden periode 2019-2024, pada Oktober 2019 mendatang.

"Bagaimana mungkin dia jadikan Indonesia ini sebagai negara pilihannya. Tapi dia tuduh Indonesia ini sebagai negara komunis? Kan sesuatu yang kontradiktif," kata mantan politikus Partai Golkar dan PBB itu.

Jerry, kelahiran 1960 dan dua kali menikah dengan wanita Indonesia serta fasih berbahas Indonesia ini tercatat pernah berdinas di Angkatan Udara AS pada 1978-1982. Ia juga menjadi teknisi pesawat pribadi Raja Fadh di Jeddah, Arab Saudi (1982-1984).

Pada 1984, ia memantapkan diri menjadi mualaf dan setahun kemudian menikahi wanita asal Garut, Jawa Barat.

Ia menekuni bidang thibbun nabawi atau pengobatan ala Nabi Muhammad SAW. Selain menjadi penceramah, Jerry juga menulis buku, antara lain Pengobatan ala Nabi Muhammad SAW dan Rasulullah is My Doctor. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top