Wiranto Tahu Dalang Perintah Bunuh Tokoh, Target Pertama Ketua Lembaga Survei

publicanews - berita politik & hukumMenko Polhukam Wiranto, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal, dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi seusai keterangan pers di Kemenko Polhukam. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto sudah mengantongi identitas dalang di balik perintah pembunuhan empat tokoh nasional.

“Sudah, dalangnya sudah diketahui,” kata Wiranto kepada wartawan di kantor PPATK, Jalan Ir H Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Namun, mantan Panglima ABRI (Pangab) era Orde Baru ini tidak bersedia membeberkan siapa peng-order tersebut. Ia beralasan tidak mau mendahului kerja aparat keamanan.

Sebaliknya, ia memuji aparat keamanan yang begitu cepat mencegah dan menangkap para pelaku yang sudah terorganisir menyusup pada aksi massa 22 Mei.

“Operasi intelijen, operasi keamanan, itu sangat cepat sekali. Dan sekarang sudah dapat diringkus kan,” ujar Wiranto.

Sementara itu Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, siang ini mengatakan target pertama yang hendak dibunuh kelompok tersebut adalah pimpinan suatu lembaga survei.

"Jadi, pemimpin lembaga survei itu disuruh dihajar dulu. Nanti baru dikasih uang dan seluruh keluarganya ditanggung," ujar jenderal bintang satu itu.

Alasannya, pimpinan lembaga survei tersebut menggiring opini publik melalui publikasi hasil risetnya. Kepolisian, Dedi menambahkan, masih terus mendalami peran dari otak kelompok pembunuh itu.

Saat penangkapan kawanan perusuh itu, polisi menyita berbagai jenis senjata api dan rompi antipeluru dan uang dolar Singapura senilai Rp 150 juta. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top