Pemerintah Blokir WA, Wiranto: Untuk Mengamankan Negeri

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi. (Foto: Infoneter)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sudah dua jam Awit (42) mengirim pesan WhatsApp (WA) kepada suaminya menanyakan menu buka puasa petang nanti. Namun pesan tersebut tak pernah bisa terkirim.

Cemas mengira ponsel suaminya bermasalah, ia kemudian menelepon sang suami. "Ternyata dia mengalami hal yang sama. Ini kenapa WA diblokir ya?" warga Bojongkulur, Gunung Putri, Bogor, itu bertanya pada Publicanews, Rabu (22/5) sore.

Menurut Menko Polhukam Wiranto, pemerintah sengaja memblokir sebagian fitur aplikasi chatting di media sosial. Ia menegaskan pemblokiran sebagai upaya mengamankan negeri.

"Saya juga menyesalkan ini harus kita lakukan, tapi ini suatu upaya untuk mengamankan negeri yang kita cintai ini," ujar Wiranto dalam keterangan pers di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Ia tidak menjelaskan lebih lanjut maksud untuk mengamankan negeri. Wiranto meminta masyarakat berkorban tidak melihat gambar ataupun video via aplikasi chatting untuk beberapa hari.

Mantan Pangab era Orde Baru itu menegaskan, pembatasan ini bukan karena pemerintah sewenang-wenang. "Ya berkorban 2-3 hari enggak lihat gambar kan gak papa," ujarnya.

Faktanya, bukan hanya foto atau video, bahkan pesan teks pun tak bisa terkirim. Publicanews yang mencoba berkomunikasi dengan wartawan yang tengah meliput di lapangan gagal saling berkirim pesan teks.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Menkominfo Rudiantara menyebut pembatasan akses media sosial bersifat sementara. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran kabar bohong atau hoaks.

"Pembatasan dilakukan terhadap platform media sosial, fitur-fitur media sosial dan messaging system," ujar Rudiantara.

Menurut Rudiantara, modus penyebaran kabar bohong berawal dari tangkapan layar di medsos. Kemudian disebarkan melalui aplikasi perpesanan WA. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top