Pengumuman KPU Dini Hari, Wasekjen MUI: Yang Dengerin Jin

publicanews - berita politik & hukumWakil Sekretaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain. (Foto: dok istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain heran pengumuman hasil rekapitulasi suara Pemiu 2019 dilakukan KPU pada dini hari, Selasa (21/5). Menurutnya, hal ini menyimpang dari kebiasaan.

Lewat akun Twitternya @ustadtengkuzul, ia menyebutkan yang mendengar pengumuman pada pukul 01.45 WIB itu bukan orang melainkan jin dan setan.

"Yang namanya pengumuman itu supaya didengar banyak orang. Lah jika pengumuman dilakukan jam 02 dini hari, maka yang dengar bukan banyak orang. Tapi banyak jin dan syaitan," kata Tengku dini hari tadi,

"Pemilu itu untuk orang atau jin dan syaitan...? Ya Allah azablah para pelaku keculasan dan bantu kejujuran?," ia menambahkan.

Tengku berharap pengumuman Pilpres yang ia sebut telah dipercepat itu tidak dimaksudkan agar demo damai pada 22 Mei besok bukan dianggap makar.

"Semoga saja pengumuman Pilpres dipercepat tgl 21 Mei dini hari oleh KPU tidak dimaksudkan untuk menjadikan acara demo damai tgl 22 Mei bisa dianggap makar. Sehingga akan terjadi penangkapan massal para tokoh dan ulama yang berjuang secara konstitusional dituduh inkonstitusional," ia menambahkan.

Ia pun menuding KPU telah berbohong yang sejak awal menyatakan pengumuman hasil Pemliu pada 22 Mei tetapi diubah pada 21 Mei dini hari.

Seperti diketahui KPU telah mengumumkan hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019. Pengumuman disampaikan Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik di Ruang Sidang Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) dini hari.

Hasilnya pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362, atau 55,5 persen dari total nasional. Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga mendapatkan 68.650.239 atau 44,50 persen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top