Konflik Internal Partai

Wiranto Akui Salah Tunjuk Ketum OSO

publicanews - berita politik & hukumWiranto. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kembali terjadi 'balas pantun' antara Wiranto dengan penggantinya di Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO). Setelah kemarin OSO menyebut gagalnya Hanura lolos ambang batas parlemen karena Wiranto, hari ini giliran Ketua Dewan Pembina Hanura itu yang menyalahkan OSO.

Wiranto mengaku sedih partai yang ia dirikan gagal melenggang ke Senayan. Padahal dua periode kepemimpinannya, Hanura berhasil menempatkan kadernya di parlemen.

"Saya sebagai pendiri partai, 10 tahun mendirikan partai ini dan sudah dua kali lolos, yang paling sedih kan saya sebagai pendiri, kalau kita bicara yang paling sedih," kata Wiranto di Hotel Grand Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Kamis (16/5).

Hasil penghitungan sementara oleh KPU, Hanura dipastikan tidak memenuhi syarat parliamentary threshold 4 persen. Hingga Kamis siang ini, suara yang dikumpulkan Hanura adalah 1,69 persen.

Membalas pernyataan OSO kemarin, Wiranto menunjuk kesalahan justru ada pada OSO sebagai nahkoda partai.

"Tapi kalau saya didesak terus seakan-akan Pak Wiranto yang salah ya... Kesalahan saya cuma satu, ya, menunjuk Pak OSO menjadi ketua umum," ujar Menko Polhukam itu.

Wiranto menambahkan kekalahan partainya itu diharapkan bisa menjadi sarana instropeksi ke depan. Saat ini, katanya, tidak perlu saling menyalahkan.

Kemarin, OSO menyalahkan Wiranto yang dianggap tidak memahami situasi internal partai yang membuat tumbang dalam Pileg 2019.

"Iyalah. Karena dia kan Menko Polhukam, masa dia tidak tahu situasi politik partainya sendiri. Ya, kan? Dia biarin gitu," kata OSO di rumahnya, Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top