Belum Selesai Disusun, Ini Garis Besar Isi Surat Wasiat Prabowo

publicanews - berita politik & hukumCapres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5). (Foto: Tim BPN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Capres Prabowo Subianto menyatakan akan membuat surat wasiat. Surat tersebut, kata capres nomor 02 ini, akan dirumuskan bersama para ahli hukum pada Selasa (14/5) malam di rumah Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Namun, hingga Rabu (15/5) ini isi surat wasiat itu belum disampaikan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Juru Bicara BPN Andre Rosiade mengatakan, wasiat mantan Pangkostrad itu belum selesai disusun.

"Hingga semalam, surat wasiat belum kelar," ujar Andre di Jakarta, Rabu (15/5).

Mengenai garis besar surat wasiat, caleg Gerindra itu menyebutkan berisi langkah dan panduan pendukung Prabowo-Sandi. "Isinya langkah panduan ke depan dan pesan untuk rakyat Indonesia," katanya.

Sebelumnya, cawapres Sandiaga Uno mengatakan surat wasiat itu akan menjadi haluan langkah jajaran kubu 02. "Ini adalah pegangan daripada kita untuk melangkah ke depan," kata Sandi, kemarin.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso. Ia menjelaskan penulisan surat wasiat itu untuk membela kedaulatan rakyat.

"Ketika Pak Prabowo menyampaikan akan nulis surat wasiat, artinya beliau akan mempertaruhkan semua hal atas nama rakyat," ujar Sekjen Partai Berkarya itu, kemarin.

Priyo menambahkan, jika rakyat memang menghendaki kedaulatan tetap dibela, Prabowo akan memilih jalan itu dan tidak akan menyerah.

Kemarin sore, Prabowo menyatakan akan membuat surat wasiat di hadapan para pendukungnya dalam simposium 'Mengungkap Fakta Kecurangan Pemilu 2019'.

"Saudara-saudara sekalian setelah sore ini saya ke Kertanegara saya akan kumpulkan ahli hukum dan buat surat wasiat," kata Prabowo saat berpidato di acara yang berlangsung di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5) sore.

Hadir pada acara tersebut, antara lain, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Harijadi (Titiek Soeharto), Waketum Gerindra Fadli Zon, Waketum Partai Demokrat Syarif Hasan, Ketua BPN Djoko Santoso, dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top