Tidak Kooperatif, Eggi Sudjana Akan Ditahan Hingga 20 Hari ke Depan

publicanews - berita politik & hukumEggi Sudjana. (Foto: screenshot/YouTube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pengacara Dewi Tanjung, Petrus Salestinus, mengatakan penangkapan Eggi Sudjana sudah berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Pengacara pelapor Eggi itu sudah meramalkan penangkapan Eggi akan berujung penahanan.

"Kita tunggu 1 x 24 jam maka penyidik akan meningkatkan status penangkapan Eggi Sudjana menjadi penahanan selama 20 hari,” ujar Petrus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/5).

Menurut Petrus, pasal sangkaan Eggi adalah tindak pidana makar dan permufakatan jahat. Ancaman hukumannya bisa pidana penjara seumur hidup.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah penangkapan Eggi berlangsung pada saat pemeriksaan. Ia menyebut Eggi ditangkap usai menjalani pemeriksaan.

Argo menambahkan, sejak memenuhi panggilan sebagai tersangka Eggi menolak diperiksa. Alasan Eggi adalah ia sebagai pengacara dan tengah mengajukan praperadilan.

Eggi baru bersedia diperiksa pada Senin petang. "Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik memberikan surat perintah penangkapan pada Eggi Sudjana," Argo menjelaskan, siang ini.

Surat penangkapan juga sudah dikirimkan kepada istri Eggi dan ditandatangani.

Mengenai alasan penangkapan ini, Argo mengatakan merupakan subjektivitas penyidik, mengingat Eggi dianggap kurang kooperatif saat pemeriksaan. Penyidik mempunyai waktu 24 jam untuk menentukan apakah tersangka ditahan atau tidak.

Eggi ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP.Kap/1012/V/2019/Ditreskrimum, tertanggal 14 Mei 2019. Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu ditangkap pada Selasa (13/5) pukul 06.25 WIB di ruang pemeriksaan Polda Metro Jaya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top