Gerindra Protes Berderet Tokohnya Dipolisikan, Teranyar Permadi

publicanews - berita politik & hukumVideo rekaman Permadi soal revolusi yang akan pecah di Indonesia pasca rekapitulasi final KPU, 22 Mei nanti. (Foto: screenshot/media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Gerindra memprotes Polri karena secara berturut-turut memeriksa para tokoh pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, menyebutkan nama-nama tersebut.

"Kemarin ini Ustad Bachtiar Nasir, lalu Bang Eggi Sudjana, lanjut ke Bang Kivlan Zen, lalu Ustad Haikal Hassan. Sekarang Pak Permadi, tentu ini benar-benar luar biasa," kata Andre kepada wartawan, Jumat (10/5).

Andre menyoroti cepatnya polisi merespon laporan-laporan tersebut. Sebaliknya bila laporan terkait pendukung paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, selain terkesan lambat juga jalan di tempat.

"Jangan sampai ini terindikasi semacam kriminalisasi kepada pendukung Pak Prabowo agar para pendukung Pak Prabowo menjadi ciut nyalinya untuk kritis kepada pemerintah maupun kepada kecurangan yang terjadi dalam pemilu ini," ujar caleg DPR dari Partai Geindra itu.

Andre berharap kepolisian memberikan proses hukum yang berkeadilan dan transparan kepada tokoh-tokoh pendukung Prabowo.

Diketahui setelah Ustad Haikal Hasan, laporan juga dialamatkan kepada anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra Permadi. Mantan pendukung Megawati Soekarnoputri itu dipolisikan oleh pengacara Fajri Saf'i di Polda Metro Jaya.

Fajri mendasarkan video yang viral di masyarakat yang ia nilai berpotensi menimbulkan ketakutan dan kebencian sesama warga negara Indonesia. Dalam video tersebut Permadi yang juga dikenal sebagai paranormal itu menegaskan mengenai revolusi yang akan membuat pertumpahan darah.

Bahkan, Permadi menyatakan tidak perlu lagi konstitusi. Bila tidak terjadi revolusi maka negara akan dikendalikan oleh Cina. Ia mengatakan, benturan akan terjadi pada 22 Mei 2019 karena semua pihak telah menyerukan jihad.

Menurut Fajri, sebelum ia melaporkan ternyata polisi sudah membuat laporan model A. Laporan model A adalah laporan polisi yang dibuat oleh anggota Polri yang mengalami, mengetahui, atau menemukan langsung peristiwa yang terjadi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top