Polisi Temukan Sejumlah Akun Provokasi Aksi Massa

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Jakarta - Polri menemukan banyak akun penyebar provokasi setelah proses hitung cepat atau quick count.

"Akun-akun ini menyebarkan konten baik itu narasi, foto, video, voice yang mengajak masyarakat untuk berbuat onar dan kerusuhan," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).

Dedi menjelaskan, temuan akun-akun provokasi tersebut berdasarkan hasil patroli Bareskrim di media sosial pasca pelaksanaan Pemilu, Rabu (17/4).

Polisi mencatat sebanyak 15 akun berkonten provokatif melalui Facebook, YouTube, Instagram, dan Whatsapp. Sebagian besar sebagai reaksi dari hasil quick count.

"Memang kami melihat trend-nya itu, setelah hasil (hitung cepat) itu, langsung jam 9 (malam) itu langsung peningkatan, sampai pagi hari ini," ujarnya.

Untuk mengantisipasi ajakan aksi massa ini Bareskrim melakukan komunikasi dengan Kemenkominfo dan BSSN.

"Saya akan tanya update ke Direktorat Siber. Terus dilakukan koordinasi dengan Kominfo untuk take down dan profiling dan hidden akun tersebut," Dedi menjelaskan.

Bareskrim juga melakukan mitigasi terhadap akun yang terus menyebarkan konten provokasi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top