MK Putuskan Hasil Quick Count Baru Bisa Dirilis Pukul 15.00 WIB

publicanews - berita politik & hukumKetua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (ketiga kanan) didampingi hakim konstitusi. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan publikasi hasil hitung cepat atau quick count hasil Pemilu besok baru bisa dilakukan dua jam setelah penghitungan suara manual di Indonesia bagian barat, alias setelah pukul 15.00 WIB.

"Menolak permohonan pemohon seluruhnya," kata Ketua Hakim MK Anwar Usman di ruang sidang MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Sembilan Hakim MK beralasan pembatasan publikasi perhitungan cepat bukan untuk melakukan pembatasan informasi tetapi agar penyelenggaraan Pemilu berjakan baik. Rilis prakiraan hasil suara dikhawatirkan akan mempengaruhi kemurnian suara rakyat.

"Jika dibiarkan kondisi tersebut akan mempengaruhi kemurnian suara rakyat sehingga tidak terwujud pemilu yang jujur dan adil," kata hakim.

Putusan MK ini sebagai jawaban atas judicial review yang diajukan sejumlah media masa dan Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (AROPI). Pemohon keberatan dengan aturan publikasi hitung cepat setelah dua jam selesai pemungutan suara.

Undang-undang Pemilu melarang rilis hasil hitung cepat sejak pagi hari, hal ini diatur dalam Pasal 449 ayat 5:

Pengumuman prakiraan hasil penghitungan cepat Pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat 2 (dua) jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top