Dua Hari Absen di Acara Novel, Internal KPK Tengah Bergejolak?

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua hari Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP-KPK) bersama koalisi masyarakat sipil dan aktivis antikorupsi menggelar serangkaian kegiatan memperingati dua tahun teror terhadap Novel Baswedan. Namun tidak ada pimpinan KPK terlihat dalam acara di halaman depan Gedung Merah Putih tersebut.

Saat disinggung soal absennya pimpinan KPK, Jubir Febri Diansyah mengatakan WP telah mengirimkan surat undangan kepada lima pimpinan. Namun ada pimpinan yang sedang cuti, ada pula yang bertugas di lokasi lain di Jakarta maupun daerah.

"Dari informasi yang saya dapatkan pemberitahuan sudah dilakukan dan sebenarnya ada rencana kemarin pimpinan juga akan bergabung," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/4). 

Absennya lima pimpinan itu semakin menguatkan isu adanya gejolak di tubuh KPK. Sebelum peringatan teror terhadap Novel, sebuah petisi dilayangkan penyidik dan penyelidik KPK terhadap pimpinan KPK.

Dalam petisi tersebut, ada lima poin yang dikeluhkan, salah satunya terkait hambatan-hambatan dalam mengembangkan sebuah perkara ketika menyangkut pejabat yang lebih tinggi atau big fish.
 
Menurut Febri, kelima pimpinan sudah menerima petisi tersebut. Pekan depan rencananya Agus Rahardjo cs bertemu dengan para pegawai di bidang penindakan. 

"Awal minggu depan akan dilakukan pertemuan tersebut, nanti saya update lagi," Febri menjelaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top