Denny JA Anggap Dukungan Ustad Somad untuk Prabowo Terlalu Kecil

publicanews - berita politik & hukumUstad Abdul Somad. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sepekan menjelang Pemilu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merilis percakapan Ustad Abdul Somad (UAS) dan capres 02 Prabowo Subianto. Ustad berjuta umat tersebut secara tersirat memberi penegasan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu sebagai presiden 2019-2024.

Namun, menurut pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, dukungan UAS tersebut tidak akan bepengaruh terhadap elektabilitas kedua calon.

"Dukungan Ustad Somad kepada Prabowo jika hitungannya efek elektoral, ia too little, too late (terlalu kecil dan terlambat)," kata Denny JA dalam rilisnya, Jumat (12/4).

Denny menjelaskan, meski pengaruh ulama sangat besar dalam kehidupan keagamaan tetapi sangat kecil pengaruhnya terhadap sikap politik.

"Pengaruh ulama untuk mengarahkan pilihan politik individu dalam pemilu, baik untuk memilih partai ataupun memilih capres, sangatlah kecil," ujarnya.

Ia mencontohkan meski pemilih muslim di Indonesia sekitar 85 persen tetapi sejak reformasi 1999, partai berbasis agama justru hanya hanya duduk di papan tengah.

Sebaliknya partai yang berbasis nasionali mampu meraih suara terbesar. Denny menyebut contoh PDIP, Golkar, Partai Demokrat.

"PDIP dituduh sebagai 'penista agama' atau 'Pembela PKI' justru dari berbagai survei kredibel, menjadi partai yang diprediksikan sebagai pemenang pemilu," pendukung Jokowi itu menambahkan.

Hal itu, katanya, menunjukkan keunikan pemilih muslim di Indonesia. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top