KPU Tidak Akan Tunda Pemilu di Malaysia

publicanews - berita politik & hukumTemuan surat suara pilpres dan pileg tercoblos di Malaysia (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak akan tidak akan menunda pelaksanaan pemilu di Malaysia yang akan digelar pada Minggu (14/4) lusa. Sebelumnya, Bawaslu merekomendasikan penundaan pemungutan suara bagi WNI di Malaysia tersebut.

Saat ini, kata Komisioner KPU Viryan Aziz, lembaganya masih akan memperjelas status temuan surat suara yang tercoblos. "Status dari video itu seperti apa, kalau misalnya, ya kan kita mau pastikan benar atau tidak. Benarnya seperti apa, tidaknya juga seperti apa," ujar Viryan.

KPU akan memastikan surat suara tersebut asli atau tidak. Menurutya, surat suara memiliki kode khusus yang hanya diketahui oleh tim KPU "Ada kode khusus yang saya enggak bisa sebutkan di sini, yang hanya diketahui oleh beberapa orang di KPU," ia menjelaskan.

Komisioner KPU Hasyim Asy'ari menambahkan, hasil investigasi surat suara tercoblos di Malaysia akan dirilis pada Sabtu (13/4) atau sehari sebelum jadwal pencoblosan di Malaysia.

"Sebisa mungkin sebelum tanggal 14 (April), maksimal tanggal 13 (April) itu sudah ada sikap dari KPU dan Bawaslu tentang peristiwa ini," ujar Hasyim.

Sementara itu, menyusul kasus ini, caleg PAN Eggi Sudjana melaporkan temuan penyimpangan pemilu itu ke Bawaslu. Ia melaporkan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Malaysia, dan Kelompok Pengelenggara Pemungutan Suara di luar negeri (KPPSLN).

Caleg Dapil Jakarta 2, meliputi Jakarta dan Malaysia, ini juga mengadukan Panitia Pengawas Pemilu di Luar Negeri (Panwas LN) di Malaysia, KPU, capres nomor urut 01 Joko Widodo, caleg Partai NasDem Davin Kirana dan Ahmad.

"Untuk itu karena memang ini yang tercoblos adalah 01 dan caleg dari pada Partai Nasdem, kami menginginkan saudara Jokowi didiskualifikasi," katanya di kantor Bawaslu, siang ini.

Diketahui, surat suara tercoblos ditemukan di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor. Panwaslu menemukan tidak kurang 10 kantong plastik hitam dan 5 karung goni.

Penemuan kedua di kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor. Di tempat ini, ditemukan 158 karung berisi surat suara.

Pada kedua tempat tersebut surat suara pilpres sudah dilubangi untuk paslon 01, sedangkan surat suara pileg tercoblos untuk caleg Nasdem DPR nomor urut 03. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top