Bisikan Ulama Kepada UAS untuk Pilih Prabowo Subianto

publicanews - berita politik & hukumCapres Prabowo Subianto dan Ustad Abdul Somad (Foto: screenshot/Instagram)
PUBLICANEWS, Jakarta - Capres 02 Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan ustad berjuta umat Abdul Somad (UAS). Video percakapan keduanya beredar sejak Kamis kemarin.

Pembicaraan diawali dengan ucapan terima kasih Prabowo. Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian menanyakan apa yang dilihat UAS setelah berkeliling di seluruh Indonesia.

UAS mengawali paparannya dengan menceritakan penyambutan terhadapnya setiap kali mengadakan cemarah. "Begitu saya naik, semua mengacungkan dua jari. Saya bilang kalian kan punya jari sepuluh kenapa yang diangkat cuma dua," ujar Somad, seperti terlihat di akun Instagram @indonesiaadilmakmur, Jumat (12/4).

Fenomena itu, kata Somad, terjadi dari ujung Aceh, Madura, sampai ke Sorong. Apalagi, setiap kali bershalawat kembali diunjukkan simbol dua jari.

Menurut Somad, dukungan dan harapan besar diberikan kepada Prabowo. Ia menyebut ada dua keranjang besar dari ulama melalui Itjimak Ulama dan dari masyarakat.

UAS mengatakan ia hanya mengikuti apa yang menjadi pilihan Ijtima Ulama yakni Prabowo Subianto. "Namun, kadang mata menipu, saya khawatir jangan-jangan saya tertipu oleh Pak Prabowo," kata UAS. Ia kemudian menemui ulama yang tidak dikenal masyarakat luas.

"Ini ulama-ulama yang tidak perlu materi, mungkin bapak tidak kenal dengan mereka, dan saya tidak pernah tanya kepada mereka kira-kira saya pilih mana enggak." ujarnya.

Ia menceritakan tiga ulama ditemuinya. "Saya biarkan dia baca hati saya, ngerti enggak dia," kata UAS.

Ulama pertama yang ia temui mengaku dimimpikan sampai lima kali. "Saya tanya siapa? Prabowo," ujarnya.

Demikian pula dengan ulama kedua dan ketiga, Somad mengatakan dengan menggunakan mata batin yang bersih, para ulama tersebut membisikan nama Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan itu, Somad berpesan bila Prabowo terpilih, ia minta agar tidak diberi jabatan apapun. "Saya jangan pula dipanggil ke Istana," kata UAS. Dai kondang ini mengaku memilih untuk masuk dan keluar hutan menyampaikan dakwah.

UAS sempat memberikan hadiah minyak gaharu dan tasbih. "Tidak bisa hati Bapak kosong harus rajin berzikir. Ini tasbih kesayangan saya," kata Dai alumnus Al-Azhar di Kairo ini sambil menunjukkan tasbih yang ia beli di Madinah.

"Bapak tidak perlu pegang di depan banyak orang nanti disangka pecitraan. Bapak cukup tahajud malam, Bapak berzikir," kata Somad sambil meletakkan tangannya di dada kiri Pabowo sembari mantadaruskan zikir, Laila Hailalah . (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top