Abraham Samad Minta Pimpinan KPK Proaktif dalam Kasus Novel

publicanews - berita politik & hukumAbraham Samad dan Novel Baswedan. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Ketua KPK Abraham Samad menyebut persoalan mendasar belum terungkapnya kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, karena desakan untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) tidak kunjung terealisasi.

Memang sudah ada tim gabungan bentukan Polri, tapi menurutnya belum mencukupi.

"Dulu mantan pimpinan usulkan kepada pimpinan KPK, kita mengusulkan supaya ada tim independen yang dibentuk oleh presiden," ujar Samad di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/4) sore.

Untuk itu, Samad meminta Agus Rahardjo dan kawan-kawan bersikap proaktif dengan mendorong Presiden Joko Widodo segera membentuk TGPF Independen. 

Bila kasus teror terhadap Novel tidak terungkap, hal ini dapat menciptakan kasus-kasus teror lainnya kepada pegawai KPK yang tengah bertugas memberantas korupsi. Berlarutnya kasus Novel, Samad menambahkan, menjadi preseden buruk.

"Karena kenapa, kalau kasus Novel tidak terselesaikan kemungkinan besar akan terulang lagi bagi pegawai-pegawai KPK. Bisa diteror, bahkan pimpinan KPK pun bisa mengalami," ujar Samad. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo12 April 2019 | 08:29:31

    Setujuh, asal kangan.dipolitisir ya..dukung mendukung ya.

Back to Top