Polisi Sudah Identifikasi Kreator Isu Server KPU Diseting

publicanews - berita politik & hukumKaropenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam gelar kasus penangkapan EW, tersangka hoaks server KPU, di Mabes Polri, Selasa (9/4). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Direktorat Siber Polri telah melakukan analisis digital isu server KPU di Singapura sudah diseting memenangkan paslon 01. Polri menduga pelaku penyebar kabar tersebut adalah WN.

WB diduga bertindak kreator dan buzzer. Lalu ada 'Mister X'.

"Sudah diketahui identitas keduanya. Dideteksi di daerah Tangerang," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Polisi menduga WN merupakan pihak pertama yang memviralkan di akun instagram. Kemudian Mr X yang menjadi bintang dalam video itu. Mr X yang pertama kali menyebut KPU berlaku curang.

Penyidik melakukan penelusuran dan terakhir sudah terdeteksi di perangkat ponsel milik Mr X. Dedi menyebutkan, ada dua lokasi yang dicurigai, yakni Tangerang dan sebuah kota Jawa Tengah.

"Ditsiber tidak berhenti. Meskipun sudah off (akun tersebut) semua kita lakukan pengejaran," ujarnya.

Server KPU di Singapura Bocor dan Memenangkan Paslon 01?

Sejauh ini sudah polisi menetapkan empat tersangka. WN dan Mister X masih buron, yang sudah diamankan adalah EW di Ciracas, Jakarta Timur, dan RD di Lampung. Mereka hanya pendegung alias buzzer.

"Masih penyelesaian berkas perkara untuk tersangka EW dan RD," Dedi menambahkan.

Penyidik masih mendalami motif para pelaku. EW dan RD secara spontan menyebar berita tersebut tanpa memverifikasi lebih dulu. Keduanya menambahkan narasi.

EW memviralkan lewat akun twitter @ekowBoy, sedangkan RD melalui Facebook. EW bahkan juga menyebarnya di aplikasi berita Babe. "Responnya mencapai 3,5 juta," kata Dedi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top