Survei Politik

Indomatrik Sebut Prabowo Ungguli Jokowi 7,15 Persen

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto dalam kampanye akbar bertajuk 'Indonesia Menang Bersama Prabowo Subianto' di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4) kemarin. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lembaga survei Indomatrik mempublikasikan hasil jejak pendapat yang dilakukan pada 24-31 Maret 2019 di 34 Provinsi. Hasilnya, elektabilitas paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul 7,15 persen dibanding petahana.

"Jokowi-Ma'ruf memperoleh suara sebanyak 43,92 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi meraih 51,07 persen," kata Direktur Riset Lembaga Survei Indomatrik Syahruddin Ys di Hotel Ibis Budget, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Berdasar survei itu, jumlah responden yang menyatakan belum menentukan pilihan atau swing voters sebanyak 5,01 persen.

Menurut Syahruddin, responden memilih paslon 02 lantaran ingin perubahan, perbaikan ekonomi, dan figur Prabowo dianggap tegas dan berwibawa.

Sementara itu, pemilih paslon 01 karena kerjanya terlihat, merakyat, dan berpengalaman.

Syahruddin menambahkan, hasil survei menunjukkan tren kenaikan elektabilitas paslon 02 dibanding survei sebelumnya. Pada Desember 2018, elektabilitas Prabowo-Sandi di angka 44,04 persen.

Penurunan elektabilitas paslon 01, kata Syahrudin, lantaran kinerja Jokowi dianggap masih rendah dan banyaknya anggota koalisi 01 yang tertangkap tangan KPK.

Pada Desember 2018, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai 47,97 persen tetapi kemudian turun sebesar 5,05 persen pada Maret 2019.

Survei ini dilakukan terhadap 2.100 responden berusia di atas 17 tahun. Pemilihan sample menggunakan metode random sampling. Margin of eror penelitian 2,4 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top