AKP Sulman Meralat, Haris Azhar Tetap Lapor Ombudsman

publicanews - berita politik & hukumHaris Azhar. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru Haris Azhar menyerahkan penilaian kebenaran pernyataan eks Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz kepada masyarakat.

"Persoalan dia tarik ucapannya, tidak usah saya yang menilai, biar masyarakat saja,” kata mantan Koordinator Kontras itu di Jakarta, Selasa (2/4).

Pegiat HAM ini mengatakan, komunikasi dengan Sulman tidak sebatas saat jumpa pers pada Minggu (30/3) lalu, tetapi sudah terjalin cukup lama.

"Selama ini, apa yang kami komunikasikan ya sama dengan yang dia sampaikan pada konpres (Minggu) itu," Haris menambahkan.

Kapolsek di Garut Akui Diperintah Kapolres Menangkan Jokowi

Haris mengaku cukup kaget ketika Sulman mendadak menarik keterangannya. Diketahui, Senin kemarin Sulman menjalani pemeriksaan di Propam Polda Jabar, kemudian menarik semua pernyataan yang ia sampaikan 24 jam sebelumnya.

Menurut Haris, ia telah mengantongi sejumlah data dan keterangan saksi mengenai perintah untuk memenangkan paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di tingkat polsek. Ia akan membawa temuan tersebut ke Ombudsman agar menindaklanjutinya.

Sulman sebelumnya menyatakan diperintah untuk melakukan penggalangan suara untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Perintah disampaikan Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna disertai ancaman akan dimutasi bila paslon 01 kalah dalam Pilpres 17 April mendatang.

Namun, Sulman kemudian meralat bahwa Polri netral. Ia menyebut terbawa emosi karena dicopot sebagai kapolsek. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top