IPW Desak KPK Klarifikasi Novel Baswedan 'Orang' Gerindra

publicanews - berita politik & hukumNovel Baswedan dan aktivis tagar #2019GantiPresiden. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi segera mengklarifikasi rumor bahwa penyidik senior Novel Baswedan masuk dalam daftar 'orang' Partai Gerindra.

"Bila benar, maka Polri harus menarik Novel. KPK juga mendata anggota dan penyidik yang berada di barisan Novel Basewedan," kata Neta dalam rilisnya, Senin (1/4).

Menurut Neta, lembaga antirasuah itu harus bebas dari kepentingan politik partisan. Rumor sebagai orang Gerindra, katanya, telah menyurutkan independensi KPK sebagai lembaga pemberantas korupsi.

Neta juga menyinggung pernyataan Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, yang menggadang-gadang Novel sebagai calon Jaksa Agung.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. Ia menyebut bila paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang dalam Pilpres 16 hari ke depan, posisi jaksa agung akan dijabat Novel atau Bambang Widjojanto.

Dekatnya Novel dalam jaringan paslon 02 juga disebutkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Menurutnya, Novel sudah lama dekat dengan Prabowo.

“Pernyataan ketiga tokoh itu harus disikapi pimpinan KPK agar independensi lembaga itu tetap terjaga," ujar Neta.

Neta yang mantan wartawan itu khawatir bila penyidik KPK ditunggangi dan diperalat kekuatan partai politik tertentu. Akibatnya, KPK menjadi alat untuk mengkriminalisasi lawan-lawan politik dengan menggunakan isu kasus korupsi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top