KPK dan Dirjen PAS Gelar Rakor Bahas Tata Kelola Sistem Lapas

publicanews - berita politik & hukumKonferensi pers usai rapat koordinasi KPK dengan Dirjen PAS Kemenkumham Sri Puguh, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/3) siang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami menggelar rapat koordinasi. Hal ini dilakukan dalam rangka perbaikan-perbaikan sistem lapas.

Direktur Litbang KPK Wawan Wardiana mengatakan, KPK telah melakukan kajian untuk memberikan rekomendasi kepada Dirjen PAS.

"Beberapa hal yang kami lihat, pertama, tentunya adalah masalah overstay, kemudian check and balances terkait dengan pemberian remisi," ujar Wawan dalam konferensi pers seusai rakor, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/3).

Litbang KPK juga merekomendasikan tentang penempatan narapidana Tipikor, apakah dititipkan di lapas khusus atau di rutan umum.

Sistem database (SDP) pemasyarakatan juga menjadi sorotan Litbang KPK. Menurut Wawan, masih banyak celah yang bisa digunakan oleh oknum-oknum tertentu.

"Dan yang terakhir terkait masalah risiko korupsi dalam penyediaan bahan makanan. Beberapa hal itu yang menjadi hasil kajian kami, kami paparkan kepada Ibu Dirjen," ujar Wawan.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Berdasarkan kajian KPK, katanya, harus ada sejumlah tindak lanjut untuk menjaga lapas tetap berintegritas dan tidak menjadi sorotan, terutama dari komunitas internasional.

"Seperti apa kita membina criminal justice system kita," ujar Saut.

Sementara itu Dirjen PAS Sri Puguh mengatakan, rekomendasi KPK soal tata kelola sistem pemasyarakatan ini tentunya membantu Ditjen PAS melakukan perbaikan.

"Nanti akan kami terjemahkan dalam bentuk rencana aksi, kapan, bagaimana, siapa melakukan apa. Ini harus menjadi perhatian sungguh-sungguh dari jajaran kami bahwa kajian ini tidak boleh hanya dianggap sesuatu yang tidak ada implikasinya," Sri Puguh menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top