KPK Gelar Sepekan Safari Pencegahan Korupsi di Jambi

publicanews - berita politik & hukumKPK menggelar rapat koordinasi lanjutan dengan pihak Pemkot dan DPRD Sungai Penuh, Jambi, Kamis (14/3) pagi. (Foto: Humas KPK)
PUBLICANEWS, Jakarta - Selama sepekan tim KPK akan melakukan safari di Provinsi Jambi untuk pengawasan dan evaluasi pencegahan korupsi. Safari ini dilakukan menyusul rapat koordinasi dengan jajaran Pemprov dan Walikota/Bupati se-Jambi beberapa waktu lalu.

"Selama satu minggu di Jambi, KPK evaluasi program pencegahan korupsi di Jambi dan ditutup dengan monitoring serta evaluasi (monev) optimalisasi penerimaan daerah Provini Jambi," kata Jubir KPK Febri Diansyah, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/3).

Keseriusan KPK ini, Febri menambahkan, diharapkan berdampak pada masyarakat yang lebih menikmati anggaran.

Setelah rakor pada Senin (11/3) lalu, hari ini tim KPK menuju Kota Sungai Penuh, Jambi, untuk rakor lanjutan dengan pihak Pemkab dan DPRD setempat.

Dalam rakor tersebut KPK menyampaikan data-data tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN, gratifikasi, pemenuhan 8 program Pencegahan Korupsi, serta data-data penanganan perkara. "Khususnya yang melibatkan Kepala Daerah dan anggota DPRD," Febri menjelaskan.

Pukul 16.00-17.30 WIB, tim KPK akan mendatangi kantor DPRD Kabupaten Kerinci. KPK, antara lain, akan mengingatkan kembali modus-modus korupsi yang sudah dipetakan oleh KPK. Misalnya dalam pembahasan RAPBD biasanya akan ada pwembicaraan soal 'jatah proyek', meminta/memberi suap, 'uang ketok palu', dan lain-lain.

Selanjutnya pada Jumat (15/3), KPK akan kembali menggelar monev dengan Pemprov Jambi.

Febri mengatakan, kedatangan tim KPK ke daerah-daerah di Jambi sebagai upaya pencegahan korupsi dan meningkatkan kepatuhan para pejabat di Jambi terhadap LHKPN.

"Diharapkan anggaran yang ada lebih dapat dinikmati oleh masyarakat, tanpa dipotong atau dikorupsi terlebih dahulu," Febri menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top